https://ojs.stikestengkumaharatu.ac.id/index.php/JKM/issue/feed Jurnal Kesehatan Maharatu 2021-10-31T10:57:35+07:00 Admin JKM jkm@stikestengkumaharatu.ac.id Open Journal Systems <p>Jurnal ini diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maharatu Pekanbaru.</p> <p>Konten jurnal meliputi ilmu tentang kebidanan, keperawatan dan kesehatan masyarakat.&nbsp;</p> https://ojs.stikestengkumaharatu.ac.id/index.php/JKM/article/view/42 Terapi Komplementer Dengan Massage dalam Nyeri Persalinan : Systematic Review 2021-10-30T11:24:15+07:00 Wan Anita wan_anita77@yahoo.co.id <p>Nyeri pada persalinan merupakan proses yang fisiologis dan merupakan indikator terjadinya pembukaan dan dilatasi pada serviks. Nyeri persalinan mempengaruhi kondisi ibu bersalin seperti kelelahan, frustasi, putus asa dan menimbulkan stress. Berbagai upaya dilakukan untuk menurunkan nyeri pada persalinan baik secara farmakologi maupun non farmakologi. Secara non farmakologi, managemen nyeri mempunyai kelebihan lebih murah, simpel, efektif dan tanpa efek yang merugikan serta dapat meningkatkan kepuasan selama persalinan, karena ibu dapat mengontrol perasaan dan kekuatannya dengan teknik massase. Systematic review bertujuan untuk mengetahui teknik massage yang efektif dalam mengurangi nyeri persalinan, yang nantinya akan menjadi refensi bagi bidan dalam memberikan asuhan yang digunakan sebagai metode alternatif penanganan nyeri pada ibu bersalin. Sumber literatur yang diperoleh didapat dari internet tentang teknik/metode massage dalam pengurangan rasa nyeri pada persalinan normal yang dipublikasikan di internet. Pencarian literatur dilakukan secara komputerisasi dengan database elektronik google scholar, sinta, sciene direct dengan kata kunci antara lain nyeri persalinan, endorphine, effleurage, conterpressure, deepback massage, rubbing massage. Setelah artikel tersebut ditemukan selanjutnya dievaluasi sesuai kriteria dan ditelaah untuk di-review. Penelitian ini memberikan bukti terapi non farmakologi dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri persalinan dengan teknik massage. Diperlukan studi lanjut untuk membandingkan berbagai metode massage yang efektif mengurasi nyeri persalinan</p> 2021-10-30T10:34:11+07:00 Copyright (c) 2021 Jurnal Kesehatan Maharatu https://ojs.stikestengkumaharatu.ac.id/index.php/JKM/article/view/43 Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kualitas Hidup Pasien Dengan Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa 2021-10-30T11:24:15+07:00 Zulfan Efendi efendizulfan625@gmail.com Muhammad Irwan efendizulfan625@gmail.com Rummy Islami Zalni efendizulfan625@gmail.com Yusnisman Roni efendizulfan625@gmail.com <p>Angka kejadian gagal ginjal di seluruh dunia terus meningkat. Pasien gagal ginjal ketergantungan dengan terapi hemodialisis, pelaksanaan terapi hemodialisis 2-3 kali seminggu selama 3-4 jam akan menimbulkan rasa bosan dan jenuh. Hal ini akan mempengaruhi kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan umur, jenis kelamin, pendidikan, dukungan spiritual, dan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien hemodialisis di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Metode penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah pasien yang menjalani terapi hemodialisis di RSUD Arifn Achmad Pekanbaru yang berjumlah 89 responden. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian di dapatkan nilai p value umur 0,818; jenis kelamin 0,481; pendidikan 0,181; pekerjaan 0,148 dukungan keluarga 0,000 dan dukungan spiritual dengan kualitas hidup didapatkan 0,000. Tidak Ada hubungan yang bermakna antara umur, pendidikan, dan dan pekerjaan dengan kualitas hidup. Justru sebaliknya ada hubungan keluarga dukungan kelaurga dan dukungan spiritual dengan kualitas hidup pasien hemodialisis di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Saran peneliti kepada responden untuk selalu memiliki pemikiran yang positif terhadap dirinya sendiri dan berbagai masalah yang dihadapi sehingga persepsi responden tentang dirinya menjadi lebih baik dan mempengaruhi kualitas hidup yang lebih baik.</p> 2021-10-30T10:35:21+07:00 Copyright (c) 2021 Jurnal Kesehatan Maharatu https://ojs.stikestengkumaharatu.ac.id/index.php/JKM/article/view/44 Pengaruh Stimulasi Kutaneus Terhadap Penurunan Nyeri Haid Dismenore pada Mahasiswi di STIKes Tengku Maharatu 2021-10-30T11:24:15+07:00 Dewi Setia Ningsih dewi2014setia@gmail.com Juli Nur Safitri dewi2014setia@gmail.com <p>Menstruasi bagi wanita adalah suatu karunia, saat menjelang menstruasi, banyak wanita yang mengalami sindrom yang disebut premenstruation syndrome (PMS).Gangguan kedua yang sering dialami wanita adalah nyeri haid yang disebut juga dengan dismenore.Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui pengaruh stimulasi kutaneus terhadap nyeri haid pada mahasiswi STIKes Tengku Maharatu Pekanbaru. Desain penelitian yang digunakan “Quasy Eksperiment” pendekatan yang digunakan penelitian ini dengan one-group pre test – post test design denganjumlah 31 respondenteknikpengambilan secara purposive sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi, alatukurmenggunakan Visual Analog Scale ( VAS ). Analisa yang digunakan adalah analisa univariat dan analisa bivariatedengan uji Non Parametik Tests. Hasil penelitian menunjukan Bahwa yang banyak menderita nyeri saat haid dengan rata-rata nyeri haid pada kelompok eksperimen pretest 4,65dan posttest 1,58. Setelah dilakukan analisa, didapat hasil bahwa stimulasi kutaneus berpengaruh dalam mengurangi nyeri saad haid diperoleh hasil p=0,000 (&lt;0,05). Berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan agar stimulasi kutaneus ini dapat dijadikan salah satu alternatif nonfarmokologi untuk menurunkannyerisaatmenstruasi.&gt;</p> 2021-10-30T10:36:13+07:00 Copyright (c) 2021 Jurnal Kesehatan Maharatu https://ojs.stikestengkumaharatu.ac.id/index.php/JKM/article/view/45 Pengaruh Pemberian Jus Wortel Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi 2021-10-30T11:24:15+07:00 Nurma Fitri awaluddinhasan@yahoo.com Awaluddin awaluddinhasan@yahoo.com <p>Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang membutuhkan perhatian karena dapat menyebabkan kematian utama di negara-negara maju maupun berkembang. Di seluruh dunia sekitar 972 juta orang atau 26,4% penduduk dunia mengidap hipertensi dengan perbandingan 26,6% pria dan 26,1% wanita. Salah satu pengobatan non-farmakologis dapat dilakukan untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi yaitu mengkonsumsi jus wortel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian jus wortel terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kampar. Jenis penelitian ini adalah praeksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest. Populasi penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi yang ada di wilayah kerja Puskesmas Kampar yang berjumlah 910 orang dengan sampel sebanyak 15 orang.Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling,Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini melalui lembar observasi. Analisa data yang digunakan dalam penelitian adalah uji t-test. Berdasarkan hasil penelitian diketahui rata-ratasebelumdiberikan jus worteltekanan darah sistolpenderitahipertensiyaitu148,75 mmHg dantekanandarahdiastol 93,50 mmHg, rataratasesudahdiberikan jus worteltekanan darah sistolpenderitahipertensiyaitu133 mmHg dantekanandarahdiastol 86,25 mmHg. Terdapat pengaruhpemberian jus wortel terhadap penurunan tekanan darah di Wilayah Kerja Puskesmas Kampar nilai p value 0,000.Diharapkan pada responden untuk dapat mengontrol tekanan darah di Puskesmas secara rutin dan mengkonsumsi makanan yang tinggi serat serta mengupayakan mengkonsumsi obat herbal sebagai pengobatan hipertensi untuk jangka panjang sesuai dengan dosis toleransi tubuh</p> 2021-10-30T10:38:25+07:00 Copyright (c) 2021 Jurnal Kesehatan Maharatu https://ojs.stikestengkumaharatu.ac.id/index.php/JKM/article/view/46 Hubungan Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri dengan Kejadian Flour Albus di SMKN 3 Seluma 2021-10-31T10:57:35+07:00 Suhita Tri Oklaini trioklainisuhita@gmail.com Waytherlis Apriani trioklainisuhita@gmail.com Pisxi Omelia trioklainisuhita@gmail.com <p>Keputihan atau flour albus adalah kondisi vagina saat mengeluarkan cairan atau lendir yang menyerupai nanah. Keputihan merupakan permasalahan klasik pada kebanyakan kaum wanita. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mempelajari hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri dengan kejadian flour albus di SMKN 3 Seluma. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi putri kelas X SMKN 3 Seluma pada tahun ajaran 2020 sebanyak 70 orang perempuan. Teknik yang digunakan Purvosive Sampling. Penelitian ini menggunakan data primer dengan cara membagikan kuesioner dan melakukan wawancara kepada responden secara langsung. Hasil penelitian: Dari 41 remaja terdapat 22 (53,7%) remaja mengalami kejadian flour albous fisiologis. Dari 41 remaja terdapat 19 (46,3%) remaja dengan pengetahuan cukup. Dari 41 remaja terdapat 25 (61%) remaja dengan Sikap positif. Ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian flour albous pada remaja di kelas X SMKN 3 Seluma dengan kategori kuat Ada hubungan antara sikap dengan kejadian flour albous pada remaja di kelas X SMKN 3 Seluma Kabupaten Seluma dengan kategori hubungan kuat. Tidak ada hubungan pengetahuan dan sikap dengan kejadian flour albus, ada hubungan yang signifikan antara flour albus fisologis sikap dan pengetahuan di SMKN 3 Seluma kabupaten seluma. Diharapkan mampu memberikan konseling pada remaja tentang pentingnya kebersihan diri terutama area genital hygiene melalui aktivitas atau kegiatan UKS siswi.</p> 2021-10-30T10:39:42+07:00 Copyright (c) 2021 Jurnal Kesehatan Maharatu https://ojs.stikestengkumaharatu.ac.id/index.php/JKM/article/view/47 Pengaruh Senam Lansia Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Panti Sosial Tresna Werdha Khusnul Khotimah Pekanbaru 2021-10-30T11:24:15+07:00 Rina Rizka Ramdhani rinarizka.r@gmail.com Emi Yulita rinarizka.r@gmail.com Erika rinarizka.r@gmail.com <p>Jumlah penduduk lansia di dunia pada tahun 2025 diperkirakan mencapai 1,2 miliar, dan terus meningkat pada tahun 2050 sebanyak 2 miliar orang. Tekanan darah tinggi dianggap sebagai faktor resiko utama bagi berkembangnya penyakit jantung dan berbagai penyakit vaskuler pada orang-orang yang telah lanjut usia, hal ini disebabkan ketegangan yang lebih tinggi dalam arteri sehingga menyebabkan hipertensi. Olahraga dan latihan pergerakan secara teratur dapat menanggulangi masalah akibat perubahan fungsi tubuh dan olahraga sangat berperan penting dalam pengobatan tekanan darah tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam lansia terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi Desain penelitian ini adalah quasi-eksperimen design dengan rancangan one group pretest-postest, jumlah sampel 15 responden dengan teknik purposive sampling. Waktu penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2019 di PSTW Khusnul Khotimah Pekanbaru Hasil menunjukan adanya penurunan tekanan darah yang signifikan sebelum dan sesudah senam lansia dengan uji statistik didapat p value sistolik = 0,000 dan p value diastolik = 0,000 dimana keduanya lebih kecil dari alpha (p&lt;0,05). Hal ini berarti adanya penurunan yang signifikan antara rata-rata tekanan darah sebelum dan sesudah senam lansia. Kesimpulannya adalah bahwa senam lansia dapat menurunkan tekanan darah penderita hipertensi. Rekomendasi hasil penelitian ini adalah senam pada lansia dianjurkan untuk menurunkan hipertensi.</p> 2021-10-30T10:40:47+07:00 Copyright (c) 2021 Jurnal Kesehatan Maharatu https://ojs.stikestengkumaharatu.ac.id/index.php/JKM/article/view/48 Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Terjadinya Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Pagaran Tapah Darussalam 2021-10-30T11:24:15+07:00 Lia Fentia liafentia336@gmail.com Ratna Juwita liafentia336@gmail.com Mimi Susanti liafentia336@gmail.com <p>Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang dapat menyebabkan kematian. Masih tingginya kasus DBD karena kurangnya pengetahuan dan perilaku masyakat dalam pencegahan DBD. Puskesmas Pagaran Tapah Darussalam salah satu puskesmas di Kabupaten Rokan Hulu yang terdapat kasus DBD yaitu tahun 2019 sebanyak 39 kasus dan tahun 2020 sebanyak 10 kasus dan 1 kasus kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Pagaran Tapah Darussalam Kabupaten Rokan Hulu. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan case control. Penelitian dilakukan di Puskesmas Pagaran Tapah Darussalam. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Pagaran Tapah Darussalam sebanyak 49 orang. Sampel sebanyak 49 orang kelompok kasus dan 49 orang kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling pada kelompok kontrol dan total sampling pada kelompok kasus, Hasil penelitian didapatkan ada hubungan pengetahuan (p=0,009), perilaku pemberantasan sarang nyamuk (p=0,002) dan faktor lingkungan (p=0,000) terhadap kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD). Disarankan kepada puskesmas khususnya kepada penanggung jawab program Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) dan Promosi Kesehatan (Promkes) untuk dapat melakukan evaluasi pelaksanaan program penanggulangan penyakit DBD sehingga dapat menekankan angka kejadian penyakit DBD yang pada akhirnya dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.</p> 2021-10-30T11:15:11+07:00 Copyright (c) 2021 Jurnal Kesehatan Maharatu https://ojs.stikestengkumaharatu.ac.id/index.php/JKM/article/view/49 Hubungan Pengetahuan Perawat Pelaksana Terhadap Kepatuhan Cuci Tangan dengan Menggunakan Hand Sanitizer di Rsia Andini Pekanbaru 2021-10-30T11:24:15+07:00 Anita Syarifah anita_syarifah85@yahoo.co.id Nurhasnah anita_syarifah85@yahoo.co.id <p>Infeksi merupakan penyebab utama kematian dan kesakitan di Rumah Sakit (RS). Infeksi di RS dikenal dengan Healthcare Associated Infection (HAIs). Menurut World Health Organization (WHO), prevalensi HAIs di dunia mencapai 1,4 juta pasien dan menyebabkan lenght of stay (LOS) dan mortalitas meningkat. Hand hygiene adalah praktik cuci tangan menggunakan antiseptic untuk mengatasi infeksi HAIs. Kepatuhan perawat dalam melakukan hand hygiene merupakan indikator mutu patient safety pada Standar Pelayanan Minimal. Tujuan penelitian mengetahui hubungan pengetahuan perawat terhadap kepatuhan cuci tangan dengan menggunakan hand sanitizer. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel adalah seluruh perawat yang bekerja di RSIA Andini (30 perawat). Alat ukur adalah kuesioner dan lembar observasi. Analisis yang dilakukan adalah univariat dan bivariat. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan perawat tentang cuci tangan menggunakan hand sanitizer adalah tinggi (83.3%), perawat patuh dalam melakukan cuci tangan dengan menggunakan hand sanitizer (63.3%). Melalui statistic chi square terdapat hubungan pengetahuan perawat pelaksana terhadap kepatuhan cuci tangan dengan menggunakan hand sanitizer dengan nilai p value = 0,003 dan Odd Ratio= 4.17 (2.07-8.4). Hasil penelitian menyarankan rumah sakit membuat kebijakan terkait hand hygiene untuk meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit dan mencegah HAIs.</p> 2021-10-30T11:17:39+07:00 Copyright (c) 2021 Jurnal Kesehatan Maharatu https://ojs.stikestengkumaharatu.ac.id/index.php/JKM/article/view/50 Analisis Manajemen Program Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi di BLUD Puskesmas Bandar Petalangan 2021-10-30T11:24:15+07:00 Nopianto nopianto.skm@gmail.com <p>Puskesmas Bandar Petalangan merupakan salah satu Puskesmas terendah dalam cakupan imunisasi di Kabupaten Pelalawan yaitu hanya 42,3% di tahun 2020. Adapun berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan kepada pemegang program Imunisasi di Puskesmas Bandar Petalangan, diketahui selama pandemi ini pelaksanaan imunisasi cukup terganggu, karena kehadiran masyarakat yang menurun, petugas yang memiliki beban kerja ganda (double job) membuat pelaksanaan imunisasi belum maksimal. Jenis penelitian ini kualitatif dengan wawancara mendalam yang dilakukan pada bulan Agustus 2021. Subjek penelitian berjumlah 6 orang yaitu Kepala Puskesmas, koordinator imunisasi, pelaksana imunisasi, kader posyandu dan ibu yang memiliki balita yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian diketahui pelaksanaan progam imunisasi di Puskesmas Bandar Petalangan sudah berjalan, namun masih terdapat berbagai kendala dalam pelaksanaanya, terbatasnya jumlah tenaga yang terlibat dalam pelaksanaan imunisasi di Puskesmas Bandar Petalangan, adanya beberapa sarana pendukung yang belum dimiliki Puskesmas Bandar Petalangan dalam menunjang pelaksanaan progam imunisasi serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi tidak dilakukan secara rutin. Disarankan kepada pihak Puskesmas perlu dilakukan upaya monitoring dan evaluasi secara rutin dalam mengetahui faktor penghambat terkait pelaksanaan imunisasi.</p> 2021-10-30T11:20:28+07:00 Copyright (c) 2021 Jurnal Kesehatan Maharatu https://ojs.stikestengkumaharatu.ac.id/index.php/JKM/article/view/51 Hubungan Caring Perawata dengan Kepuasan Pasien di Ruang Instalasi Gawat Darurat di RS Pekanbaru 2021-10-30T11:24:15+07:00 Riamah riariamah@yahoo.com Lita Nafratilova riariamah@yahoo.com Novi Eka Putra riariamah@yahoo.com <p>Caring merupakan bentuk kepedulian perawat terhadap klien sebagai bentuk perhatian, penghargaan dan mampu memenuhi kebutuhannya. Puas atau tidaknya pasien terhadap pelayanan kesehatan merupakan indikator dan salah satu faktor penentu baik buruknya kualitas pelayanan keperawatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk hubungan caring perawat dengan kepuasan pasien dalam memberikan asuhan keperawatan di IGD RS Awal Bros Panam. Jenis penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain penelitian Cross sectional dilakukan di IGD RS Awal Bros Panam. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 92 responden, menggunakan teknik non probability yaitu Accidental Sampling. Analisis yang digunakan adalah distribusi frekuensi dan kai kuadrat untuk menganalisis hubungan antar variabel. Hasil penelitian ini menyimpulkan ada hubungan Caring Perawat (p value 0,001; α= 0.05) terhadap kepuasan pasien dalam memberikan asuhan keperawatan di IGD RS Awal Bros, responden yang menganggap caring perawat tidak baik berpeluang 5,4 kali tidak puas terhadap caring perawat dibandingkan dengan mereka yang menganggap caring perawat baik. Disarankan untuk melakukan upaya meningkatan kemampuan perawat dalam melayani pasien khusus yang berhubungan dengan cara mengatasi keberatan pasien terhadap tindakan yang diberikan sehingga tercipta suasana hangat dan terbuka, yang berpengaruh kepada mutu pelayanan dan kepuasan pasien.</p> 2021-10-30T11:22:15+07:00 Copyright (c) 2021 Jurnal Kesehatan Maharatu https://ojs.stikestengkumaharatu.ac.id/index.php/JKM/article/view/52 Analisis Kandungan Logam Berat pada Buah yang Dijual dipinggir Jalan Pasar Pagi Arengka Kota Pekanbaru 2021-10-30T11:24:15+07:00 Betty Nia Rulen bettynia2606@gmail.com Zurni Seprina bettynia2606@gmail.com Triyani bettynia2606@gmail.com <p>Kontaminasi logam berat terhadap polusi pencemaran udara pada pedagang buah dipinggir jalan yang dijual dalam kondisi terbuka akan meningkatkan kadar logam berat, apabila dipajang dalam keadaan lama dan akan mengakibatkan toksik bagi kesehatan manusia. Buah pepaya (Carical Pepaya L) dan buah pisang (Musa paradisiaca) merupakan buah yang memiliki manfaat dalam mempelancar sistem pencernaan dan paling banyak tingkat produksi di Kota Pekanbaru. Tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisis kandungan dan kadar logam berat Timbal (Pb) dan Tembaga (Cu) pada buah pepaya dan pisang dengan pemaparan 0 hari dan 3 hari. Desain penelitian deskriptif analisis kuantitatif dengan jumlah 8 sampel dengan uji laboratorium melalui metode Atomic Absorpation Spectrometer (AAS) dan analisa data yang digunakan adalah univariat. Hasil penelitian ini menunjukan kadar kandungan Timbal (Pb) pada buah Pepaya sebesar 0,48mg/kg (0 hari) menjadi 1mg/kg (3 hari) dan Tembaga (Cu) sebesar 0,52mg/kg (0 hari) menjadi 1,1mg/kg (3 hari). Kandungan Timbal (Pb) pada buah Pisang sebesar 0,36mg/kg (0 hari) menjadi 0,68mg/kg (3 hari) dan Tembaga (Cu) sebesar 0,58mg/kg (0 hari) menjadi 1,38mg/kg (3 hari). Semua sampel uji masih berada di bawah Nilai Ambang Batas (NAB) maksimum cemaran logam dalam makanan berdasarkan Dit Jend POM No.03725/B/SKVII/89 untuk Pb 2,0 mg/kg dan Cu 5,0 mg/kg. Disarankan pedagang buah untuk menutup buah yang dijual dipinggir jalan menggunakan lemari kaca atau dengan membungkus buah menggunakan plastik seperti plastik sterofoam dan palstik stretch atau menyimpan dilemari pendingin atau lemari khusus buah.</p> 2021-10-30T11:23:43+07:00 Copyright (c) 2021 Jurnal Kesehatan Maharatu