Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat dengan Response Time di Instalasi Gawat Darurat RSUD Selasih Kabupaten Pelalawan

  • Carles STIKes Tengku Maharatu
  • T. Zulfan Efendi STIKes Tengku Maharatu Pekanbaru
Keywords: knowledge, nurse, response time, IGD

Abstract

Emergency services are services that can provide quick and appropriate action to a person or group in order to minimize mortality and prevent disability. Efforts to improve the emergency department are aimed at supporting basic services, so that they can cope with emergency patients both on a daily basis and in a disaster situation. requires speed in patient handling, calculated from the time the patient arrives until the treatment is carried out. The purpose of this study was to determine the relationship between the level of knowledge of nurses and response time in the Emergency Installation at Selasih Hospital, Pelalawan Regency. The research method used in this research is an analytic study with a cross sectional approach. This research was conducted in November 2021 – January 2022 at the ER Selasih Hospital, Pelalawan Regency. The results of the chi square statistical test with a p value of 0.004. The value is <0.05 (0.004 <0.05), which means that there is a significant relationship between the level of knowledge of nurses and response time in the Emergency Installation of Selasih Hospital, Pelalawan Regency. It is suggested that respondents can improve their skills regarding emergency handling, especially regarding response time from various trainings held either by hospitals or through other agencies.

References

Depkes RI, 2009 Standar Tenaga Keperawatan Di Rumah Sakit, Direktorat Pelayanan Keperawatan Direktoral Jenderal Pelayanan Medik.
Gadarbima. (2013). Tata Kerja Kegawatdarurat Diakses tanggal 6 November 201 dari https://gadarbima.wordpress.co m/2013/01/31/peran-dan- fungsperawat/.
Hamid, A.Y,(2007). Riset Keperawatan Konsep Etika dan Instrumentasi. Jakarta: EGC. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (2009). Standar Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit. Jakarta: Menteri Kesehatan Republik Indonesia.
Kartikawati, D. N, (2013). Buku ajar Dasar-Dasar Keperawatan Gawat Darurat, Salemba Medika: Jakarta
Laoh, Joice M dkk. (2014). Gambaran Pengetahuan Perawat Pelaksana dalam Penanganan Pasien Gawat Darurat di Ruangan IGDM BLU RSUP Prof. Dr. R. Kandou Manado.
Maatilu, V. (2014). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Response Time Perawat pada penanganan Pasien Gawat Darurat Di IGD RSUP RSUP Prof. Dr. R. Kandou Manado.
Mahrur, Arif dkk. (2016). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Lamanya Waktu Tanggap dalam Pelayanan Gawat Darurat di Instalasi Gawat Darurat (RSUD dr. Soedirman Kebumen.
Nursalam. (2017). Metodologi Peneliian Ilmu Keperawatn. Jakarta: Salemba
Medika. Noor.(2009). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Response Time Pada Penanganan Pasien Instalasi Gawat Darurat RSUP Persahabatan.
Notoadmojo,(2003). Pendidikan dan perilaku Kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Nursalam & Pariani (2001), Pendekatan Praktis; Metodologi Riset Keperawatan, Sagung Seto, Jakarta.
Nursalam. (2012). Manajemen Keprawatan: Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional. Jakarta: Salemba Medika. Oman. K. (2008). Panduan belajar emergency EGC: Jakarta.
Pradana, A.P. (2015) Gambaran Pengetahuan Perawat Dalam Melakukan Triage Di UGD RSUD Kota Surakarta
Putri, N. Z. (2017) Hubungan Response Time Perawat pada Pelayanan Gawat Darurat Dengan Kepuasan Pasien Di IGD RSUD dr. Rasidin Padang R.
Republik Indonesia KepmenKes RI nomor 856. (2009). Standar IGD Rumah Sakit. Menteri Kesehatan.Jakarta Hendrik, (2010). Pelayanan kesehatan masyarakat. Kedokteran. Jakarta : EGC
Sabriyati, W. O. (2012) Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Ketepatan Waktu Tanggap Penanganan Kasus Pada Response Time Di Instalasi Gawat Darurat Bedah dan Non Bedah RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo.
Setyawan. H. (2015) Gambaran Pengetahuan Peran Perawat Dalam Ketepatan Waktu Tanggap Penanganan Kasus GAwat darurat Di Instalasi Gawat Darurat Rumas Sakit Umum Daerah Karanganyar, Surakarta : STIKes Kusuma Husada.
Septian 2016,(2016). Hubungan response time perawat dengan tingkat kecemasan pasien kategori triage kuningdi Instalasi gawat darurat di RSD Dr. Soedirman Kebumen.
Sudarjat A dkk, (2014). Hubungan Pengetahuan dan pengalaman perawat dengan keterampilan triaged IGD RSCM-dari ASSHP Iriana-Jurnal Keperawatan, 2014-ejurnal.poltekkesjakarta3.ac.id.
Surtiningsih.(2015). Hubungan Response Time Perawat Dengan Kepuasan Penanganan Kewatdaruratan Pada Pasien Kecelakaan Di IGD RSD Balung.
Taufik,(2017). Faktor-faktor yang berhubungan dengan triage pada penanganan gawat darurat di IGD Rs. Islam Faisal Makassar dan RS. Bhayangkara Mappaodang Makassar. S1 Keperawatan Stikes Panakkukang Makassar.
Tira (2013). Triage keperawatan gawat darurat. Diakses tgl 4 November 2019 dari www.academia.edu/4293016/TRIAGE_Keperawatan_Gawat_Darurat.
Vitriase, dkk.2014. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Response Time Perawat Pada Penanganan Pasien Gawat Darurat Di IGD RSUP Prof. Dr. D. Kandou Manado
Published
2022-10-31