Analisis Manajemen Program Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi di BLUD Puskesmas Bandar Petalangan

  • Nopianto Stikes Tengku Maharatu
Keywords: puskesmas, sarana, imunisasi

Abstract

Puskesmas Bandar Petalangan merupakan salah satu Puskesmas terendah dalam cakupan imunisasi di Kabupaten Pelalawan yaitu hanya 42,3% di tahun 2020. Adapun berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan kepada pemegang program Imunisasi di Puskesmas Bandar Petalangan, diketahui selama pandemi ini pelaksanaan imunisasi cukup terganggu, karena kehadiran masyarakat yang menurun, petugas yang memiliki beban kerja ganda (double job) membuat pelaksanaan imunisasi belum maksimal. Jenis penelitian ini kualitatif dengan wawancara mendalam yang dilakukan pada bulan Agustus 2021. Subjek penelitian berjumlah 6 orang yaitu Kepala Puskesmas, koordinator imunisasi, pelaksana imunisasi, kader posyandu dan ibu yang memiliki balita yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian diketahui pelaksanaan progam imunisasi di Puskesmas Bandar Petalangan sudah berjalan, namun masih terdapat berbagai kendala dalam pelaksanaanya, terbatasnya jumlah tenaga yang terlibat dalam pelaksanaan imunisasi di Puskesmas Bandar Petalangan, adanya beberapa sarana pendukung yang belum dimiliki Puskesmas Bandar Petalangan dalam menunjang pelaksanaan progam imunisasi serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi tidak dilakukan secara rutin. Disarankan kepada pihak Puskesmas perlu dilakukan upaya monitoring dan evaluasi secara rutin dalam mengetahui faktor penghambat terkait pelaksanaan imunisasi.

Published
2021-10-30