Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Terjadinya Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Pagaran Tapah Darussalam

  • Lia Fentia STIKes Tengku Maharatu
  • Ratna Juwita STIKes Tengku Maharatu
  • Mimi Susanti STIKes Tengku Maharatu
Keywords: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF), environment, Knowledge, Eradication Of Mosquito Nests

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang dapat menyebabkan kematian. Masih tingginya kasus DBD karena kurangnya pengetahuan dan perilaku masyakat dalam pencegahan DBD. Puskesmas Pagaran Tapah Darussalam salah satu puskesmas di Kabupaten Rokan Hulu yang terdapat kasus DBD yaitu tahun 2019 sebanyak 39 kasus dan tahun 2020 sebanyak 10 kasus dan 1 kasus kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Pagaran Tapah Darussalam Kabupaten Rokan Hulu. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan case control. Penelitian dilakukan di Puskesmas Pagaran Tapah Darussalam. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Pagaran Tapah Darussalam sebanyak 49 orang. Sampel sebanyak 49 orang kelompok kasus dan 49 orang kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling pada kelompok kontrol dan total sampling pada kelompok kasus, Hasil penelitian didapatkan ada hubungan pengetahuan (p=0,009), perilaku pemberantasan sarang nyamuk (p=0,002) dan faktor lingkungan (p=0,000) terhadap kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD). Disarankan kepada puskesmas khususnya kepada penanggung jawab program Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) dan Promosi Kesehatan (Promkes) untuk dapat melakukan evaluasi pelaksanaan program penanggulangan penyakit DBD sehingga dapat menekankan angka kejadian penyakit DBD yang pada akhirnya dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Published
2021-10-30