Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kualitas Hidup Pasien Dengan Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa

  • Zulfan Efendi STIKes Tengku Maharatu
  • Muhammad Irwan STIKes Tengku Maharatu
  • Rummy Islami Zalni STIKes Tengku Maharatu
  • Yusnisman Roni STIKes Tengku Maharatu
Keywords: Kulitas Hidup, Gagal Ginjal Kronik, Hemodialisa

Abstract

Angka kejadian gagal ginjal di seluruh dunia terus meningkat. Pasien gagal ginjal ketergantungan dengan terapi hemodialisis, pelaksanaan terapi hemodialisis 2-3 kali seminggu selama 3-4 jam akan menimbulkan rasa bosan dan jenuh. Hal ini akan mempengaruhi kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan umur, jenis kelamin, pendidikan, dukungan spiritual, dan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien hemodialisis di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Metode penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah pasien yang menjalani terapi hemodialisis di RSUD Arifn Achmad Pekanbaru yang berjumlah 89 responden. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian di dapatkan nilai p value umur 0,818; jenis kelamin 0,481; pendidikan 0,181; pekerjaan 0,148 dukungan keluarga 0,000 dan dukungan spiritual dengan kualitas hidup didapatkan 0,000. Tidak Ada hubungan yang bermakna antara umur, pendidikan, dan dan pekerjaan dengan kualitas hidup. Justru sebaliknya ada hubungan keluarga dukungan kelaurga dan dukungan spiritual dengan kualitas hidup pasien hemodialisis di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Saran peneliti kepada responden untuk selalu memiliki pemikiran yang positif terhadap dirinya sendiri dan berbagai masalah yang dihadapi sehingga persepsi responden tentang dirinya menjadi lebih baik dan mempengaruhi kualitas hidup yang lebih baik.

Published
2021-10-30