Hubungan Kebiasaan Merokok Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Laki-Laki Usia Lebih Dari 40 Tahun

Penulis

  • Shinta Dewi Kasih Bratha STIKes Tengku Maharatu
  • Nurul Utami STIKes Tengku Maharatu
  • Yettiwarni STIKes Tengku Maharatu

Kata Kunci:

Merokok, Hipertensi

Abstrak

Kebiasaan merokok pada masyarakat tidak dapat dihentikan, hal ini dapat berujung pada hipertensi. Tekanan sistol akan meningkat, sampai usia 80 tahun dan tekanan diastol akan meningkat pada usia 55 sampai 60 tahun. Di dunia tercatat 927 juta (26,4%) orang dewasa dan lansia yang menderita hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan merokok dengan hipertensi pada laki-laki umur 40 tahun ke atas. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kampar Kiri. Desain penelitian menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan studi cross sectional. Populasi penelitian adalah 159 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling dan didapatkan 61 responden. Uji statistik yang digunakan adalah analisis chi-square. Hasil analisis univariat dengan distribusi frekuensi didapatkan variabel merokok 88,5% yang merokok dan variabel kejadian hipertensi 85,2% yang mengalami hipertensi. Hasil analisis bivariat dengan Chi Square menunjukkan bahwa variabel merokok (p = 0,000) berhubungan terhadap kejadian hipertensi. Variabel merokok merupakan faktor yang sangat berhubungan dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Kampar Kiri. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu menekan angka hipertensi terutama di Puskesmas Kampar Kiri.

Unduhan

Diterbitkan

2021-06-01 — Diperbaharui pada 2024-01-03

Versi