Hubungan Pengetahuan dan Tingkat Kepatuhan Perawat ICU Dalam Melaksanakan Bundle Ventilator Associated Pneumonia (Vapb)

Penulis

  • Wilda STIKes Tengku Maharatu
  • Rummy Islami Zalni STIKes Tengku Maharatu

Kata Kunci:

Pengetahuan, kepatuhan, VAPb

Abstrak

HAIs muncul karena kurangnya pengawasan, kurang tepatnya pencegahan infeksi dan kurang maksimalnya perawatan. Salah satu HAIs di RS adalah kejadian VAP. VAP muncul karena ketidakpatuhan perawat untuk melaksanakan VAPb, ketidakpatuhan ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan sikap perawat ICU tentang VAPb tersebut. Melalui observasi terlihat 3 perawat (60%) cuci tangan sebelum tindakan, 5 perawat (80%) cuci tangan sesudah tindakan, 4 perawat (80%) cuci tangan sebelum tindakan aseptic, 5 perawat (100%) cuci tangan setelah terpapar cairan tubuh dan lingkungan pasien, Oral Hygiene dilakukan di shift pagi dan jika mulut kotor, pengaturan posisi kepala pasien sering bervariasi tidak head up 30-450. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan tingkat kepatuhan perawat ICU dalam melaksanakan VAPb. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel adalah perawat ICU di RSAB Panam berjumlah 30 orang dengan teknik pengambilan sampling yakni total sampling. Alat pengumpul data yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan perawat ICU tentang VAPb (r hitung valid=0.545-0.920 dan r hitung reliable=0.974) dan lembar monitoring observasi kepatuhan RSAB Panam. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan perawat ICU tentang VAPb adalah rendah (53.3%), perawat patuh menjalankan VAPb (60%) dan terdapat hubungan pengetahuan dan tingkat kepatuhan perawat ICU dalam melaksanakan VAPb (p value = 0,002) dan Odd Ratio (OR)= 28.6. Hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagi perawat dalam meningkatkan pengetahuan perawat ICU dalam mencegah VAP dengan mengaplikasikan VAPb.

Unduhan

Diterbitkan

2021-06-01